Senin, 28 Februari 2011
Jumat, 25 Februari 2011
Salafi Mesir Ingin Merubah Pandangan Politiknya
Revolusi Mesir kemarin rupanya tidak hanya merubah peta politik di Mesir dan Timur Tengah, tapi mulai menggoyahkan pandangan kalangan salafi dalam masalah sosial politik.
Dai salafi Mesir ternama, Muhammad Hassan, meminta para syaikh salafi meninjau ulang kembali sejumlah pemikiran dan pandangannya untuk masuk dalam kancah politik dan bepartisipasi dalam pemilihan presiden dan anggota parleman yang akan datang.
Hal tersebut disampaikan dalam muktamar Salafi di Manshurah yang sedianya ditujukan untuk mempertahankan pasal 2 UU Mesir agar tidak diamandemen, berubah menjadi moment untuk meninjau kembali sejumlah pandangan baku di kalangan salafi. Muktamar mereka kali ini dari segi pengorganisasian dan tampilan menyerupai Ikhwanul muslimin.
Pada hari Jumat lalu, Hasan berkata, "Saya memohon para masyaikh (guru) kami untuk meninjau ulang kembali sejumlah pandangan yang telah dimiliki sejak sekian tahun lalu, seperti pencalonan anggota DPR dan MPR, serta pencalonan presiden. Saya memohon kepada para masyaikh untuk berkumpul merumuskan dasar-dasar agar para pemuda kita dapat keluar dari fitnah dan simpang siur yang mereka hadapi beberapa hari yang lalu. Para pemuda kita dibuat bingung, syaikh ini berkata begini, sedangkan syaikh yang itu berkata begitu. Pandangan dan ijtihad yang banyak tersebut membuat para pemuda kita menjadi bingung." Demikian ungkap Hasan seperti dikutip oleh harian Al-Yaum As-Sabi.
Dia juga menambahkan, "Jika sekarang kita tidak berkumpul untuk merumuskan hakekat dan prinsip-prinsip, saya tidak tahu, kapan lagi kita akan dapat berkumpul."
Hassan menekankan, "Wajib bagi kita untuk saling tolong menolong. Negeri ini sedang dibangun dari awal lagi, sementara kita selalu bersikap pasif. Saya tidak katakan di tepi jurang, tapi kita berada jauh di belakang sejarah. Kita tidak membuat sejarah. Fiqih dan pemahaman macam apa seperti ini? Sungguh berbeda antara pemahaman realita dengan pemahaman tentang kewajiban."
Hassan juga menekankan bahwa seharusnya para ulama menampilkan keberadaannya saat krisis dan ujian terjadi di tengah para pemuda kita di Tahrir Square dan semua medan yang ada, untuk mengendalikan perasaan dan meluruskan emosi mereka sesuai Kitabullah Ta'ala.
Beliau tambahkan, "Saya mohon para ulama kami dan masyaikh kami, jika sekarang kita tidak berkumpul, kapan lagi kita akan berkumpul. Tidak mengapa saya salah dan tidak mengapa saya tergelincir, ini adalah masalah ijtihad. Dan masalahnya akan semakin buruk jika orang-orang mulianya menjauh. Boleh jadi orang yang memiliki ghirah terhadap agamanya kemudian terhadap bangsanya berupaya namun keliru dalam ijtihadnya, itu tidak mengapa, yang penting kita anggap mereka tetap saudara dan para ulama serta para tokohnya tetap berkumpul. Hendaknya kita buang fanatisme jahiliah yang tercela terhadap partai, jamaah, syaikh dan pandangan serta fatwa pribadi."
"Kita telah tinggalkan medan tersebut diisi oleh mereka yang tidak cakap berbicara atas nama Allah dan Rasul-Nya, dan kita tinggalkan medan untuk mereka yang di antaranya ada yang tidak dapat membaca satu pun ayat dalam Kitabullah, atau kita tinggalkan medan untuk mengingatkan kumpulan manusia dengan hadits-hadits Rasulullah."
Kami tegaskan bahwa kami tidak akan membiarkan seorang pun mengusik UU pasal 2 . Tidak layak kita selalu bersikap pasif. Kini kita wajib bergerak untuk berdakwah. Jangan sampai sekarang pada masa membangun, justeru kita bermental merusak atau merobohkan. Wajib bagi warga Mesir yang terhormat untuk tidak menjadi sebab terhalangnya program pembangunan."
Di lain pihak, DR. Hazim Syauman berkata, "Kejadian di Alexandria (pemboman gereja) terlaksana dengan tujuan untuk menimbulkan ketakutan di kalangan salafi, dan langkah berikutnya adalah mengikis habis kalangan salafi dengan berbagai cara. Revolusi ini butuh disikapi dengan sujud syukur kepada Allah. Jika anda ingin merubah keadaan, hendaknya anda bersikap realistis." [Islamedia]
sumber:
http://al-ahkam.net/home/index.php?option=com_content&view=article&id=6304&catid=48
Dai salafi Mesir ternama, Muhammad Hassan, meminta para syaikh salafi meninjau ulang kembali sejumlah pemikiran dan pandangannya untuk masuk dalam kancah politik dan bepartisipasi dalam pemilihan presiden dan anggota parleman yang akan datang.
Hal tersebut disampaikan dalam muktamar Salafi di Manshurah yang sedianya ditujukan untuk mempertahankan pasal 2 UU Mesir agar tidak diamandemen, berubah menjadi moment untuk meninjau kembali sejumlah pandangan baku di kalangan salafi. Muktamar mereka kali ini dari segi pengorganisasian dan tampilan menyerupai Ikhwanul muslimin.
Pada hari Jumat lalu, Hasan berkata, "Saya memohon para masyaikh (guru) kami untuk meninjau ulang kembali sejumlah pandangan yang telah dimiliki sejak sekian tahun lalu, seperti pencalonan anggota DPR dan MPR, serta pencalonan presiden. Saya memohon kepada para masyaikh untuk berkumpul merumuskan dasar-dasar agar para pemuda kita dapat keluar dari fitnah dan simpang siur yang mereka hadapi beberapa hari yang lalu. Para pemuda kita dibuat bingung, syaikh ini berkata begini, sedangkan syaikh yang itu berkata begitu. Pandangan dan ijtihad yang banyak tersebut membuat para pemuda kita menjadi bingung." Demikian ungkap Hasan seperti dikutip oleh harian Al-Yaum As-Sabi.
Dia juga menambahkan, "Jika sekarang kita tidak berkumpul untuk merumuskan hakekat dan prinsip-prinsip, saya tidak tahu, kapan lagi kita akan dapat berkumpul."
Hassan menekankan, "Wajib bagi kita untuk saling tolong menolong. Negeri ini sedang dibangun dari awal lagi, sementara kita selalu bersikap pasif. Saya tidak katakan di tepi jurang, tapi kita berada jauh di belakang sejarah. Kita tidak membuat sejarah. Fiqih dan pemahaman macam apa seperti ini? Sungguh berbeda antara pemahaman realita dengan pemahaman tentang kewajiban."
Hassan juga menekankan bahwa seharusnya para ulama menampilkan keberadaannya saat krisis dan ujian terjadi di tengah para pemuda kita di Tahrir Square dan semua medan yang ada, untuk mengendalikan perasaan dan meluruskan emosi mereka sesuai Kitabullah Ta'ala.
Beliau tambahkan, "Saya mohon para ulama kami dan masyaikh kami, jika sekarang kita tidak berkumpul, kapan lagi kita akan berkumpul. Tidak mengapa saya salah dan tidak mengapa saya tergelincir, ini adalah masalah ijtihad. Dan masalahnya akan semakin buruk jika orang-orang mulianya menjauh. Boleh jadi orang yang memiliki ghirah terhadap agamanya kemudian terhadap bangsanya berupaya namun keliru dalam ijtihadnya, itu tidak mengapa, yang penting kita anggap mereka tetap saudara dan para ulama serta para tokohnya tetap berkumpul. Hendaknya kita buang fanatisme jahiliah yang tercela terhadap partai, jamaah, syaikh dan pandangan serta fatwa pribadi."
"Kita telah tinggalkan medan tersebut diisi oleh mereka yang tidak cakap berbicara atas nama Allah dan Rasul-Nya, dan kita tinggalkan medan untuk mereka yang di antaranya ada yang tidak dapat membaca satu pun ayat dalam Kitabullah, atau kita tinggalkan medan untuk mengingatkan kumpulan manusia dengan hadits-hadits Rasulullah."
Kami tegaskan bahwa kami tidak akan membiarkan seorang pun mengusik UU pasal 2 . Tidak layak kita selalu bersikap pasif. Kini kita wajib bergerak untuk berdakwah. Jangan sampai sekarang pada masa membangun, justeru kita bermental merusak atau merobohkan. Wajib bagi warga Mesir yang terhormat untuk tidak menjadi sebab terhalangnya program pembangunan."
Di lain pihak, DR. Hazim Syauman berkata, "Kejadian di Alexandria (pemboman gereja) terlaksana dengan tujuan untuk menimbulkan ketakutan di kalangan salafi, dan langkah berikutnya adalah mengikis habis kalangan salafi dengan berbagai cara. Revolusi ini butuh disikapi dengan sujud syukur kepada Allah. Jika anda ingin merubah keadaan, hendaknya anda bersikap realistis." [Islamedia]
sumber:
http://al-ahkam.net/home/index.php?option=com_content&view=article&id=6304&catid=48
Kamis, 24 Februari 2011
Real Business Competition
Deadline: 31 Maret 2011
Real Business Competition (RBC) ini merupakan kegiatan penjaringan dan penilaian ide-ide bisnis terbaik yang direncanakan dalam sebuah business plan yang matang dan implementatif. Dalam kompetisi ini akan diberikan penghargaan berupa uang tunai bagi pemenang yang diharapkan dapat menjadi pendukung modal awal dalam mewujudkan business plan yang telah disusun. Sebagai bagian dari Entrepreneurial Youth 2011 yang bertemakan “Your Business Your Creativity”, RBC diharapkan dapat menjadi ajang bagi generasi muda Indonesia untuk berani berfikir kreatif dan mengimplementasikannya dalam kegiatan bisnis.
Persyaratan Umum:
- Peserta adalah individu atau tim beranggotakan maksimal 5 orang Warga Negara Indonesia (WNI);
- Business Plan yang dikompetisikan tidak melanggar peraturan perundangan-undangan yang berlaku, ketertiban umum, dan norma kesusilaan;
- Business Plan yang dikompetisikan bukan merupakan skema distributor MLM, agen asuransi, member broker property, agen penjualan investasi bursa berjangka, dan semua sistem keagenan yang serupa dengan skema tersebut;
- Business Plan yang dikompetisikan tidak mengandung indikasi skema money game, arisan berantai, ataupun skema pyramid;
- Business Plan yang dikompetisikan harus bisa diimplementasikan sebagai bisnis nyata;
- Business Plan yang dikompetisikan belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan;
- Business Plan yang dikompetisikan adalah karya original dari peserta, bukan merupakan plagiatisme dari Business Plan yang telah ada. Dewan Juri berhak untuk membatalkan kemenangan peserta jika terbukti ada indikasi plagiarisme.
- Setiap peserta wajib membuat proposal bisnisnya dengan format yang ditentukan dan modal maksimal yang dipergunakan adalah sepuluh juta rupiah.
- Setiap peserta wajib mencantumkan kategori proposal bisnisnya. Proposal bisnis dapat berupa bisnis barang ataupun jasa, asalkan sesuai dengan kategori yang diijinkan.
Kategori Proposal bisnis berupa :
- Ekonomi Kreatif , dengan sub kategori:
- Fashion
- Kerajinan
- Periklanan (Advertising)
- Arsitektur
- Desain
- Pasar Barang Seni
- Film, Video & Fotografi
- Layanan Komputer dan Piranti Lunak (Software)
- Musik
- Riset dan Pengembangan
- Permainan Interaktif
- Seni Pertunjukan
- Penerbitan dan Percetakan
- Televisi dan Radio
- Kuliner
Ide bisnis yang tidak termasuk dalam kategori yang telah ditentukan secara otomatisGUGUR. Prosedur
Pendaftaran:
- Peserta mengisi form pendaftaran yang terdapat pada sekretariat Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bakrie atau di www.eyouth-ub.com. Pendaftaran paling lambat 31 Maret 2011.
- Pembayaran biaya pendaftaran sebesar Rp 200.000 dikirimkan ke: Bank Mandiri No. 145 – 00-075 – 7785-7 atas nama Aisha Homy Nahomy
- Form pendaftaran dan softcopy bukti pembayaran dikirimkan ke emaileyouth2011.acara@gmail.com. Pengiriman paling lambat tanggal 31 Maret 2011. Konfirmasi pengiriman dengan SMS ke 085711882448.
- Proposal bisnis hard copy (rangkap 3), CD berisi soft copy Proposal Bisnis, dan kelengkapan administrasi, berupa fotokopi KTP/KTM, surat keterangan yang menyatakan bahwa proposal baru pertama kali dilombakan, 1 lembar foto 3×4, hard copy formulir pendaftaran, dan fotokopi bukti pembayaran, dikirimkan ke: Panitia Eyouth 2011 Universitas Bakrie
Universitas Bakrie, Kampus Kuningan,
Kawasan Epicentrum
Jl.H.R.Rasuna Said Kav. C-22
Jakarta 12920
Kawasan Epicentrum
Jl.H.R.Rasuna Said Kav. C-22
Jakarta 12920
- Berkas paling lambat diterima panitia pada tanggal 7 April 2011. Contact person :Nimas (08999131271), Aisha (085711882448)
Tahapan Kompetisi:
- Seleksi Administrasi berupa seleksi kelengkapan persyaratan yang harus dikumpulkan oleh peserta.
- Penilaian Juri atas proposal yang telah lolos seleksi administrasi. Penilaian akan dilakukan oleh juri berdasarkan proposal yang telat dibuat.
- Babak Semifinal. Terdiri dari 10 besar proposal yang lolos penilaian juri. Pada babak semifinal, peserta yang lolos akan diwawancarai oleh juri mengenai proposal yang sudah dikumpulkan sebelumnya
- Babak Final. Terdiri dari 5 besar proposal yang lolos babak semifinal. Peserta melakukan presentasi dan Tanya jawab oleh juri.
Penghargaan:
- Juara 1: Rp10.000.000,00
- Juara 2: Rp7.500.000,00
- Juara 3: Rp5.000.000,00
Lima besar tim finalis RBC masing-masing mendapatkan dua tiket seminar dan workshop E-youth 2011 yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 s.d. 15 Mei 2011 di kampus Universitas Bakrie.
Untuk detail lomba, dapat mengakses: http://www.eyouth-ub.com/
Rabu, 16 Februari 2011
Beasiswa Supersemar
PENGUMUMAN PERPANJANGAN BEASISWA SUPERSEMAR :
Kepada seluruh penerima beasiswa supersemar mohon menyerahkan cv dan transkrip serta menandatangani form perpanjangan ke Direktorat Kemahasiswaan (Pak Nono) secepatnya. Paling Lambat 25 Februari 2011. Mahasiswa yang tidak memenuhi ketentuan di atas dianggap tidak memperpanjang lagi. Terima ...kasih.
Selasa, 15 Februari 2011
beasiswa PPA IPB...
Dibuka beasiswa PPA untuk 75 mahasiswa. Syarat dan formulir dapat dibaca dan diunduh di http://kemahasiswaan.ipb.ac.id/.
batas waktu pengumpulan berkas tanggal 21 Februari 2011 di Direktorat Kemahasiswaan IPB.
Terima Kasih
Pernyataan IM Pasca Lengsernya Mubarak
dakwatuna.com – Cairo, “Katakanlah (Muhammad), Ya Allah Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kekuasaan dari siapapun yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapapun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Ali Imran: 26)
Wahai rakyat Mesir yang penyabar dan teguh, wahai pahlawan kebebasan dan penolong kebenaran, wahai yang suka berkorban, kami sampaikan ucapan selamat satu per satu, laki-laki dan wanita, pemuda dan pemudi, anak laki dan anak perempuan, umat Islam dan Kristen, ucapan dari lubuk hati kami yang dalam, kami genggam erat tangan kalian dan kami cium dahi kalian. Kami panjatkan puji syukur kepada Allah ta’ala yang telah menghilangkan mimpi buruk semua dari hati kita, dari seorang tirani lagi diktator. Dia yang telah mengenyahkan mantel debu dari bangsa Mesir yang agung ini hingga terlihat logam mulia bagi seluruh dunia bahwa bangsa ini, walaupun tukang penyabar, namun mereka enggan dengan ketidakadilan dan berontak terhadap kezaliman, rindu terhadap kebebasan dan kemuliaan. Maka ucapan selamat kami sampaikan pada detik-detik yang penuh berkah ini yang itu merupakan buah dari revolusi.
http://www.dakwatuna.com/2011/pernyataan-im-pasca-lengsernya-mubarak/
Wahai rakyat Mesir yang penyabar dan teguh, wahai pahlawan kebebasan dan penolong kebenaran, wahai yang suka berkorban, kami sampaikan ucapan selamat satu per satu, laki-laki dan wanita, pemuda dan pemudi, anak laki dan anak perempuan, umat Islam dan Kristen, ucapan dari lubuk hati kami yang dalam, kami genggam erat tangan kalian dan kami cium dahi kalian. Kami panjatkan puji syukur kepada Allah ta’ala yang telah menghilangkan mimpi buruk semua dari hati kita, dari seorang tirani lagi diktator. Dia yang telah mengenyahkan mantel debu dari bangsa Mesir yang agung ini hingga terlihat logam mulia bagi seluruh dunia bahwa bangsa ini, walaupun tukang penyabar, namun mereka enggan dengan ketidakadilan dan berontak terhadap kezaliman, rindu terhadap kebebasan dan kemuliaan. Maka ucapan selamat kami sampaikan pada detik-detik yang penuh berkah ini yang itu merupakan buah dari revolusi.
http://www.dakwatuna.com/2011/pernyataan-im-pasca-lengsernya-mubarak/
Selasa, 08 Februari 2011
Langganan:
Postingan (Atom)
